Selasa, 20 Oktober 2015

Lingkungan Pemasaran Mikro

Lingkungan Pemasaran Makro
Berbeda  dengan  lingkungan  pemasaran  mikro,  lingkungan pemasaran  makro  perusahaan  adalah   kekuatan masyarakat  yg  lebih  luas  yg  mempengaruhi  seluruh lingkungan pemasaran mikro perusahaan yang mempunyai pengaruh  tidak  langsung  terhadap  pemasaran.  Untuk mengetahui  adanya  peluang  dan  kemungkinan  ancaman.
Lingkungan  ini  terdiri  semua  pihak  dan  kekuatan  yang mempengaruhi operasi dan prestasi perusahaan.
Lingkungan  makro  perusahaan  terdiri  dari  enam  kekuatan utama:  demografi,  ekonomi,  alam,  teknologi,  politik,  dan budaya.
Perusahaan-perusahaan  yang  berhasil  adalah  yang menyadari dan menanggapi kebutuhan dan trend yang ada dan  muncul  yang  belum  terpenuhi.  Kebutuhan  yang  tak terpenuhi akan selalu ada. Perusahaan dapat menghasilkan keuntungan  yang  sangat  besar  apabila  dapat  memenuhi akan kebutuhan tersebut. Banyak  peluang  ditemukan  dengan  mengidentifikasi  trend.
Trend  adalah  arah  atau  urutan  kejadian  yang  memiliki momentum  dan  jangka  waktu  tertentu.  Mengidentifikasi suatu  trend,  menemukan  konsekuensi-konsekuensi  yang mungkin  terjadi  dan  menentukan  peluang  yang  tersedia merupakan  keahlian  pemasaran.  Kita  perlu  membedakan
antara  mode,  trend  dan  megatrend.  Tidak  seperti  trend, mode tidak dapat diduga, berusia pendek dan tidak penting secara social, ekonomi dan politik. Trend lebih dapat diduga dan bertahan lama daripada mode. Trend mengungkapkan bentuk dari masa depan.
Trend  dan  megatrend  memang  pantas  mendapatkan perhatian khusus dari para pemasar. Produk atau program pemasaran  dimungkinkan  akan  berhasil  apabila  mengikuti trend  yang  sedang  terjadi.  Namun  mendeteksi  peluang pasar  baru  tidak  menjamin  keberhasilannya,  meskipun
secara teknis hal tersebut dapat terlaksana.
Dalam situasi global yang berubah cepat perusahaan harus memantau  6  kekuatan  utama  :  demografi,  ekonomi,  alam, teknologi,  politik/hukum  dan  social/budaya.  Pemasar  harus memperhatikan  interaksi-interaksi  dari  kekuatan  tersebut untuk  menangkap  peluang  baru  dan  mengantisipasi ancaman baru.

Lingkungan Demografis
Lingkungan  yang  paling  berpengaruh  dalam  lingkungan pemasaran  makro  adalah  lingkungan  demografi  karena penduduk yang membentuk pasar. Pertumbuhan penduduk dari waktu ke waktu yang terus meningkat dapat merupakan suatu  peluang,  sekaligus  menjadi  ancaman  bagi perusahaan  karena  pertumbuhan  penduduk  yang  terus meningkat  akan  berdampak  juga  pada  meningkatnya permintaan kebutuhan barang-barang di pasar. Lingkungan  demografi  memperlihatkan  pertumbuhan penduduk  dunia  yang  tinggi,  perusahaan  distribusi,  umur, etnis, dan pendidikan, jenis rumah tangga baru, pergeseran populasi secara geografi, dan perpecahan dari pasar masal menjadi pasar-pasar mikro. Penduduk  dunia  yang  besar  dan  sangat  beraneka  ragam
memberikan kesempatan dan tantangan. Untuk itu pemasar tetap  mengawasi  dari  dekat  tren  demografis  dan perkembangan dalam pasar mereka, baik di dalam maupun di luar negeri. Mereka mengawasi perubahan, struktur usia dan  keluarga,  perpindahan  penduduk  secara  geografis,
karakter pendidikan, dan perbedaan penduduk.
Lingkungan Ekonomi
Kondisi ekonomi menentukan pola pengeluaran konsumen, dunia  usaha,  dan  pemerintah.  Jadi  kondisi  ekonomi mempengaruhi  setiap  rencana  pelaku  pemasaran  dalam penawaran produk, penetapan harga, dan strategi promosi. Di  antara  variable  ekonomi  yang  lebih  signifikan,  tenagatenaga  pemasaran  sangat  memperhatikan  inflasi,  tingkat suku  bunga,  dan  resesi.  Dengan  demikian,  mereka  harusmemonitor  siklus  bisnis  secara  umum,  yang  biasanya memperlihatkan  pola  perubahan  dari  periode  kemakmuran menuju  resesi  sampai  ke  pemulihan  ekonomi  (kembali  ke masa kemakmuran). Lingkungan  ekonomi  mempengaruhi  daya  beli  dan  pola
pengeluaran  konsumen.  Daya  beli  total  tergantung  pada pendapatan, harga, tabungan, dan kredit pada waktu yang bersangkutan.

Lingkungan Alam
Lingkungan  alam  juga  mempengaruhi  pemasaran. Sebagian  besar  perusahaan  selain  memproduksi  barang tetapi  juga  membuang  limbah.  Pencemaran  dari  pabrik-pabrik  itu  akan  mempengaruhi  masyarakat  di  sekitarnya secara langsung dan masyarakat  secara luas tidak secara
langsung. Sumber  daya  alam  merupakan  sesuatu  yang  terus dieksploitasi  yang  lama  kelamaan  akan  habis.  Salah  satu kunci utama adalah melihat bagaimana sumber daya alam masih bisa dimanfaatkan dan sampai berapa lama.Lingkungan alam (natural environment) melibatkan sumber
daya  alam  yang  dibutuhkan  sebagai  input  oleh  pemasar atau yang dipengaruhi kegiatan pemasaran. Perundang-undangan  baru  telah  dikeluarkan   sebagai akibat  gerakan  lingkungan  hidup  untuk  memperingatkan pada  industri-industri  yang  menimbulkan  kerusakan lingkungan alam. Pemasar  harus  mewaspadai   ancaman  dan  peluang  yang berhubungan  dengan  beberapa  tren  dalam  lingkungan alam, yaitu :

1.  Berkurangnya Bahan Baku
2.  Berkurangnya sumber energi
3.  Meningkatnya tingkat polusi.
4.  Perubahan  peran  pemerintah  dalam perlindungan lingkungan hidup.

Lingkungan Teknologi
Teknologi adalah pengetahuan, peralatan, dan teknik yang digunakan  untuk  mengubah  bentuk  masukan  (input) menjadi  keluaran  (output).  Sehingga  perubahan  dalam teknologi  dapat  membantu  perusahaan  menyediakan produk  yang  lebih  baik  atau  menghasilkan  produknya dengan lebih efisien. Akan tetapi perubahan teknologi juga dapat  memberikan  suatu  ancaman  bagi  perusahaanperusahaan tradisional.

Lingkungan Politik
Lingkungan  politik  memperlihatkan  pengaturan  bisnis  yang substansial,  peranan  badan  pemerintah  yang  kuat,  dan pertumbuhan kelompok kepentingan umum. Lingkungan ini terbentuk  oleh  hukum-hukum,  lembaga  pemerintah,  dan kelompok LSM yang mempengaruhi dan membatasi gerakgerik  berbagai  organisasi  dan  individu  dalam  masyarakat. Sehingga terdapat peningkatan   yang   berarti dalam jumlah dan   macam  peraturan   yang  berkenaan  perubahan teknologis,  pengawasan  yang  lebih  ketat   dari  lembaga pemerintah,  dan  pertumbuhan  kelompok-kelompok kepentingan dari masyarakat.Komponen politik/hukum adalah undang-undang, peraturan, dan  keputusan  pemerintah  yang  mengatur  perilaku  usaha. Keputusan-keputusan pemasaran  sangat  dipengaruhi  oleh perkembangan  perundang-undangan  yang  berlaku  dan sikap  pemerintah  yang  mempengaruhi  dan  membatasi gerak usaha perusahaan. pasar.Undang-undang usaha telah dibuat untuk sejumlah alasan, yaitu :



1.  Melindungi perusahaan.
2.  Melindungi konsumen
3.  Melindungi masyarakat
Peraturan  yang  tertulis  mungkin  tidak  dapat  mencakup seluruh  kemungkinan  penyalahgunaan  pemasaran,  dan peraturan  yang  telah  ada  seringkali  sulit  dilaksanakan. Tetapi  di  luar  hukum  dan  peraturan  tertulis,  bisnis  juga diatur  oleh  norma-norma  dan  aturan  social  atas  etika professional.  Perusahaan-perusahaan  yang  mempunyai tanggung jawab social mendorong para manajernya secara aktif  mencari  jalan  keluar  untuk  melindungi  kepentingan konsumen dan lingkungan mereka dalam jangka panjang.Lingkungan Sosial BudayaLingkungan  budaya  dibentuk  oleh  pelaku-pelaku  dan kekuatan-kekuatan  lain  yang  mempengaruhi  nilai-nilai dasar,  persepsi,  preferensi  dan  perilaku  masyarakat. Manusia  tumbuh  dalam  masyarakat  tertentu  yang membentuk kepercayaan dan nilai-nilai dasar mereka.Lingkungan  dapat  mempengaruhi  perilaku  konsumen. Pemasar  harus  memahami  kondisi  lingkungan  untuk menjalankan strategi pemasarannya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar