Lingkungan
Pemasaran Makro
Berbeda
dengan lingkungan pemasaran
mikro, lingkungan pemasaran makro
perusahaan adalah kekuatan masyarakat yg
lebih luas yg
mempengaruhi seluruh lingkungan
pemasaran mikro perusahaan yang mempunyai pengaruh tidak
langsung terhadap pemasaran.
Untuk mengetahui adanya peluang
dan kemungkinan ancaman.
Lingkungan ini
terdiri semua pihak
dan kekuatan yang mempengaruhi operasi dan prestasi
perusahaan.
Lingkungan makro
perusahaan terdiri dari
enam kekuatan utama: demografi,
ekonomi, alam, teknologi,
politik, dan budaya.
Perusahaan-perusahaan yang
berhasil adalah yang menyadari dan menanggapi kebutuhan dan
trend yang ada dan muncul yang
belum terpenuhi. Kebutuhan
yang tak terpenuhi akan selalu
ada. Perusahaan dapat menghasilkan keuntungan
yang sangat besar
apabila dapat memenuhi akan kebutuhan tersebut. Banyak peluang
ditemukan dengan mengidentifikasi trend.
Trend
adalah arah atau
urutan kejadian yang
memiliki momentum dan jangka
waktu tertentu. Mengidentifikasi suatu trend,
menemukan konsekuensi-konsekuensi yang mungkin
terjadi dan menentukan
peluang yang tersedia merupakan keahlian
pemasaran. Kita perlu
membedakan
antara
mode, trend dan
megatrend. Tidak seperti
trend, mode tidak dapat diduga, berusia pendek dan tidak penting secara
social, ekonomi dan politik. Trend lebih dapat diduga dan bertahan lama
daripada mode. Trend mengungkapkan bentuk dari masa depan.
Trend
dan megatrend memang
pantas mendapatkan perhatian khusus
dari para pemasar. Produk atau program pemasaran dimungkinkan
akan berhasil apabila
mengikuti trend yang sedang
terjadi. Namun mendeteksi
peluang pasar baru tidak
menjamin keberhasilannya, meskipun
secara teknis hal tersebut dapat
terlaksana.
Dalam situasi global yang berubah cepat
perusahaan harus memantau 6 kekuatan
utama : demografi,
ekonomi, alam, teknologi, politik/hukum
dan social/budaya. Pemasar
harus memperhatikan interaksi-interaksi dari
kekuatan tersebut untuk menangkap
peluang baru dan
mengantisipasi ancaman baru.
Lingkungan
Demografis
Lingkungan yang
paling berpengaruh dalam
lingkungan pemasaran makro adalah
lingkungan demografi karena penduduk yang membentuk pasar.
Pertumbuhan penduduk dari waktu ke waktu yang terus meningkat dapat merupakan
suatu peluang, sekaligus
menjadi ancaman bagi perusahaan karena
pertumbuhan penduduk yang
terus meningkat akan berdampak
juga pada meningkatnya permintaan kebutuhan
barang-barang di pasar. Lingkungan
demografi memperlihatkan pertumbuhan penduduk dunia
yang tinggi, perusahaan
distribusi, umur, etnis, dan
pendidikan, jenis rumah tangga baru, pergeseran populasi secara geografi, dan
perpecahan dari pasar masal menjadi pasar-pasar mikro. Penduduk dunia
yang besar dan
sangat beraneka ragam
memberikan kesempatan dan tantangan.
Untuk itu pemasar tetap mengawasi dari
dekat tren demografis
dan perkembangan dalam pasar mereka, baik di dalam maupun di luar
negeri. Mereka mengawasi perubahan, struktur usia dan keluarga,
perpindahan penduduk secara
geografis,
karakter pendidikan, dan perbedaan
penduduk.
Lingkungan
Ekonomi
Kondisi ekonomi menentukan pola
pengeluaran konsumen, dunia usaha, dan
pemerintah. Jadi kondisi
ekonomi mempengaruhi setiap rencana
pelaku pemasaran dalam penawaran produk, penetapan harga, dan
strategi promosi. Di antara variable
ekonomi yang lebih
signifikan, tenagatenaga pemasaran
sangat memperhatikan inflasi,
tingkat suku bunga, dan
resesi. Dengan demikian,
mereka harusmemonitor siklus
bisnis secara umum,
yang biasanya memperlihatkan pola
perubahan dari periode
kemakmuran menuju resesi sampai
ke pemulihan ekonomi
(kembali ke masa kemakmuran).
Lingkungan ekonomi mempengaruhi
daya beli dan
pola
pengeluaran konsumen.
Daya beli total
tergantung pada pendapatan,
harga, tabungan, dan kredit pada waktu yang bersangkutan.
Lingkungan
Alam
Lingkungan alam
juga mempengaruhi pemasaran. Sebagian besar
perusahaan selain memproduksi
barang tetapi juga membuang
limbah. Pencemaran dari
pabrik-pabrik itu akan
mempengaruhi masyarakat di
sekitarnya secara langsung dan masyarakat secara luas tidak secara
langsung. Sumber daya
alam merupakan sesuatu
yang terus dieksploitasi yang
lama kelamaan akan
habis. Salah satu kunci utama adalah melihat bagaimana
sumber daya alam masih bisa dimanfaatkan dan sampai berapa lama.Lingkungan alam
(natural environment) melibatkan sumber
daya
alam yang dibutuhkan
sebagai input oleh
pemasar atau yang dipengaruhi kegiatan pemasaran.
Perundang-undangan baru telah
dikeluarkan sebagai akibat gerakan
lingkungan hidup untuk
memperingatkan pada
industri-industri yang menimbulkan
kerusakan lingkungan alam. Pemasar
harus mewaspadai ancaman
dan peluang yang berhubungan dengan
beberapa tren dalam
lingkungan alam, yaitu :
1.
Berkurangnya Bahan Baku
2.
Berkurangnya sumber energi
3.
Meningkatnya tingkat polusi.
4.
Perubahan peran pemerintah
dalam perlindungan lingkungan hidup.
Lingkungan
Teknologi
Teknologi adalah pengetahuan,
peralatan, dan teknik yang digunakan
untuk mengubah bentuk
masukan (input) menjadi keluaran
(output). Sehingga perubahan
dalam teknologi dapat membantu
perusahaan menyediakan
produk yang lebih
baik atau menghasilkan
produknya dengan lebih efisien. Akan tetapi perubahan teknologi juga
dapat memberikan suatu
ancaman bagi perusahaanperusahaan tradisional.
Lingkungan
Politik
Lingkungan politik
memperlihatkan pengaturan bisnis
yang substansial, peranan badan
pemerintah yang kuat,
dan pertumbuhan kelompok kepentingan umum. Lingkungan ini terbentuk oleh
hukum-hukum, lembaga pemerintah,
dan kelompok LSM yang mempengaruhi dan membatasi gerakgerik berbagai
organisasi dan individu
dalam masyarakat. Sehingga
terdapat peningkatan yang berarti dalam jumlah dan macam
peraturan yang berkenaan
perubahan teknologis,
pengawasan yang lebih
ketat dari lembaga pemerintah, dan
pertumbuhan kelompok-kelompok
kepentingan dari masyarakat.Komponen politik/hukum adalah undang-undang,
peraturan, dan keputusan pemerintah
yang mengatur perilaku
usaha. Keputusan-keputusan pemasaran
sangat dipengaruhi oleh perkembangan perundang-undangan yang
berlaku dan sikap pemerintah
yang mempengaruhi dan
membatasi gerak usaha perusahaan. pasar.Undang-undang usaha telah dibuat
untuk sejumlah alasan, yaitu :
1.
Melindungi perusahaan.
2.
Melindungi konsumen
3.
Melindungi masyarakat
Peraturan yang
tertulis mungkin tidak
dapat mencakup seluruh kemungkinan
penyalahgunaan pemasaran, dan peraturan
yang telah ada
seringkali sulit dilaksanakan. Tetapi di
luar hukum dan
peraturan tertulis, bisnis
juga diatur oleh norma-norma
dan aturan social
atas etika professional. Perusahaan-perusahaan yang
mempunyai tanggung jawab social mendorong para manajernya secara
aktif mencari jalan
keluar untuk melindungi
kepentingan konsumen dan lingkungan mereka dalam jangka panjang.Lingkungan
Sosial BudayaLingkungan budaya dibentuk
oleh pelaku-pelaku dan kekuatan-kekuatan lain
yang mempengaruhi nilai-nilai dasar, persepsi,
preferensi dan perilaku
masyarakat. Manusia tumbuh dalam
masyarakat tertentu yang membentuk kepercayaan dan nilai-nilai
dasar mereka.Lingkungan dapat mempengaruhi
perilaku konsumen. Pemasar harus
memahami kondisi lingkungan
untuk menjalankan strategi pemasarannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar